The basic functions of business (fungsi dasar berbisnis) menurut Peter F. Drucker adalah Marketing & Innovation.
Marketing (pemasaran) adalah suatu proses perencanaan dan pelaksanaan dalam menyampaikan suatu produk dari produser ke pelanggan. Proses tersebut dimulai dengan riset terhadap situasi pasar terkini (riset pemasaran), dimana pasar tersebut kemudian dipilah-pilah (segmentasi) berdasarkan indikator-indikator tertentu. Selanjutnya ditentukan, mana dari pilahan-pilahan pasar tersebut yang akan menjadi sasaran (target segmen), dan produk-produk apa saja yang cocok untuk diposisikan pada pilahan-pilahan pasar tersebut(positioning). Terakhir, dilakukanlah strategi bauran pemasaran dengan mengkonsepkan tampilan dan pengaturan produk, promosi, harga, dan jalur distribusi dalam rangka mengkomunikasikan produk pada pilahan pasar sasaran sehingga mereka tertarik untuk membeli; atau guna mempertahankan pelanggan yang sudah ada.
Sedangkan innovation (inovasi) adalah suatu seni memperkenalkan sesuatu yang baru atau lebih baik, menerapkannya secara optimal dan berhasil, sehingga mampu meningkatkan kinerja keseluruhan suatu organisasi. Umumnya suatu inovasi dimulai dari invention (penemuan) yang dilakukan oleh divisi R&D perusahaan, berdasarkan masukan tentang kebutuhan dan keinginan pasar terkini (demand-led). Namun kadangkala penemuan dihasilkan karena ketersediaan teknologi, tanpa mengindahkan diterima atau tidaknya oleh pasar (supply-pushed).
Di sini terlihat keterkaitan erat antara Marketing & Innovation, the basic functions of business menurut Drucker. Kegiatan riset pemasaran secara berkesinambungan dapat memetakan kebutuhan dan keinginan pasar terkini maupun ke depannya, sehingga menjadi masukan dalam menghasilkan penemuan-penemuan yang akan menjadi suatu inovasi untuk meningkatkan kinerja organisasi dalam memuaskan pelanggannya. Tentunya hal ini akan menghasilkan sustainable competitive advantage bagi organisasi tersebut.
TIPS bagi Pemula
Bagi anda yang berencana menjalankan sebuah bisnis dan para pebisnis pemula, penerapan the basic functions of business tersebut bukan ditujukan untuk meraih sustainable competitive advantage, melainkan ditujukan untuk bagaimana anda bisa menciptakan pelanggan (how to create customer). Berikut langkah-langkah yang patut anda coba:
- Tetapkan suatu konsep bisnis. Berdasarkan pengalaman empiris anda, konsep bisnis tersebut sebaiknya memenuhi minimal satu diantara kriteria inovasi berikut ini:
- Sesuatu yang benar-benar baru
- Sesuatu yang lebih baik dari yang ada saat ini
- Memenuhi kebutuhan pelanggan yang kecewa pada pelayanan yang disediakan oleh para penyedia layanan yang ada saat ini.
- Melayani ceruk pasar, dimana belum ada penyedia layanan tertentu pada pasar tersebut. Ini termasuk juga bisnis sebagai peningkat integrasi antara pemasok dan pelanggan.
- Tentukan di daerah mana, atau pada pasar seperti apa anda ingin melakukan
bisnis tersebut. Tanyakan kepada paling sedikit 100 orang/ organisasi dari target segmen pasar anda, yaitu apakah mereka membutuhkan bisnis yang disediakan oleh anda? Dengan asumsi kualitas produk/ layanan (quality) yang akan anda sediakan sampai mereka bisa menggunakan produk/ layanan tersebut (delivery), berapa biaya yang mau mereka keluarkan untuk membelinya? - Bila 80% dari orang/ organisasi yang anda tanya menjawab “BUTUH”, maka bolehlah anda mulai mengkalkulasi apakah biaya yang mau dikeluarkan calon pelanggan dikalikan dengan kuantitas dan waktu, akan mampu membiayai inovasi bisnis yang akan anda jalankan serta menghasilkan keuntungan yang memadai.
Ingatlah perkataan Thomas A. Edison, “I will not invent something that will not sell“. Jadi, jangan pernah memulai suatu bisnis, kecuali anda mengerti dan mampu memenuhi kebutuhan pasar. Jangan pernah berusaha menemukan sesuatu dan berinovasi tanpa memahami kebutuhan dan keinginan pasar, kecuali modal bukan suatu kendala bagi anda.